|
|
 |
« Jawab #4 pada: Maret 03, 2011, 09:24:30 »
|
|
hal yang sangat sederhana misalnya, dalam catur
jika sudah memegang buah sendiri, buah itu wajib atau harus dijalankan
(selama masih mungkin), atau jika buah lawan yang dipegang, buah itu
wajib dimakan atau dipukul (selama masih mungkin)…….filosofinya identik
dengan jika kita sudah berucap, maka seharusnya dikerjakan selama hal
itu masih mungkin dilakukan……..alias konsisten dengan kata-kata kita
sendiri…………ya kan…….^^
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #5 pada: Maret 03, 2011, 09:25:15 »
|
|
“jangan pernah meremehkan orang meski orang tersebut kelihatan tidak berarti”………
ini ibarat pion, kelihatan biasa, tak berarti, sering dipandang sebelah
mata, dan sering diremehkan perannya dalam permainan, akan tetapi jika
kuat menghadapi cobaan hingga petak terakhir bisa promosi bidak berubah
menjadi jauh lebih hebat seperti menteri, kuda, gajah, atau pun
benteng……sama halnya dengan kehidupan kita, walaupun kita “kecil” tetapi
jika berusaha dan kuat menghadapi cobaan yang ada hingga akhir, nanti
kita bisa menjadi sesuatu yang “besar”…….
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #6 pada: Maret 07, 2011, 08:36:05 »
|
|
dalam catur posisi skak adalah posisi dimana kita terjepit untuk melangkah……..dalam
kehidupan kita sering mengalami hal-hal yang membuat kita
terjepit…..dihadapkan pada pilihan2 yang sama2 sulit, maka disinilah
letak kejelian kita untuk menentukan sikap dalam masa2 sulit, satu sikap
yang benar2 bagus…….sikap dan keputusan yang bijak dan bermanfaat untuk
langkah selanjutnya, menentukan solusi jitu untuk keluar dari masa
sulit dalam hidup ini ibarat permainan catur dalam posisi skak…….
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #7 pada: Maret 08, 2011, 09:36:20 »
|
|
dalam catur, hasil akhir yang dicapai adalah
mengalahkan raja lawan. untuk itu tidak bisa dilakukan hanya dengan satu
atau dua langkah. akan banyak sekali langkah langkah yang harus untuk
mencapai kemenangan itu. bisa jadi untuk mendapatkan tujuan itu kita
harus berani berkorban salah satu prajurit. intinya, tidak boleh hanya
berfikir untuk hari ini saja. harus berfikir untuk masa depan yang
mungkin masih jauh, karena apa yang kita lakukan pada hari ini akan
sangat menentukan hasil yang kita dapatkan nantinya. (armen einsten)
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #8 pada: Maret 09, 2011, 09:49:01 »
|
|
dalam catur ada posisi yang namanya skakmat,
dalam dunia nyata juga ada yang namanya skakmat, seperti sakit parah,
usaha gulung tikar dan sebagainya. Sikap yang perlu diambil setelah
mengalami skakmat adalah sikap pasrah tanpa berputus asa. Jika sakit
parah maka pasrah kepada sang pencipta, sambil terus berusaha mencari
kesembuhan. Jika bangkrut maka pasrah dan ikhlas dan mau belajar dari
pengalaman masa lalu, tanpa putus asa hingga bisa bangkit kembali.
(bram)
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #9 pada: Maret 11, 2011, 08:44:13 »
|
|
catur adalah satu kesatuan..dimana antara
posisi yang satu dan lainnya memiliki ikatan yang kuat..sehingga di
dalam hidup sehari hari kita butuh orang lain dalam melangsungkan hidup
kita..tanpa orang lain kita tidak dapat hidup sendirian. (licosh
casvarof)
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
 |
« Jawab #10 pada: Maret 13, 2011, 01:59:43 »
|
|
Dalam permainan catur, tercermin kepribadian
sang pemain. Jika permainan melulu bertahan dan pasif, mengindikasikan
karakter pemain adalah orang yang tenang, cenderung mengikuti arus,
nrimo, apa saja yang ada itulah yang diterima. Ada tipe pemain yang
menyerang, penuh petualangan. Ini menunjukkan seorang berkepribadian
yang dinamis, kreatif dan penuh perjuangan. Cuma ada perbedaan kecil
pada tipe pemain seperti ini, ada yang sembrono, cepat bertindak tapi
kurang perhitungan, sehingga resiko sangat besar untuk gagal. Sedangkan
bagian yang lain, walaupun dinamis dan kreatif, tetapi tetap waspada dan
menghitung langkah dengan seksama, ini yang lebih baik. Berani
berkreasi dan aktif dalam membuat terobosan, tetapi juga berhati-hati
dalam menguji inisiatif tersebut. (Ramdani Tohir)
|
|
|
|
|
Masuk
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar